Tuesday 23rd January 2018

Anggota DPRD Reses di Sipare-pare

Batubara, President Pos

Anggota DPRD Kabupaten Batubara asal PAN (Partai Amanat Nasional) Ir H Yahdi Khoir Harahap MBA menggelar Reses di Sipare-pare Kecamatan Air Putih, Minggu (15/10).

Pada acara yang dipandu Sekretaris DPD PAN Batubara Abdul Muaz tersebut, H Yahdi Khoir menjelaskan berbagai program, baik program pemerintah maupun PAN. “Intinya program membangun daerah untuk kemajuan dan meningkatkan kesejahteraan warga,” ujar H Yahdi Khoir.

Reses itu dihadiri 200 warga dari tiga Kecamatan, Air Putih, Sei Suka dan Kecamatan Medang Deras.

Pada pemilihan anggota legislatif sebelumnya, H Yahdi Khoir calon dari Daerah Pemilihan (Dapil) 1 Batubara,, Kecamatan Sei Suka dan Medang Deras. Tinggalnya di Desa Titi Payung Kecamatan Air Putih. Demikian juga Ketua Pimpinan Cabang PAN Air Putih Ginda Pane dan Ketua Cabang PAN Sei Suka, Selamat Nurdianto. (Zl)

 

Polres Musnahkan 9,4 Kg Ganja

Batubara, President Pos
 
Polres Batubara melakukan pemusnahan barang bukti jenis ganja sebanyak 9,4 Kg, di Halaman Mapolres Batubara, Kecamatan Lima Puluh, Rabu (18/10).

Kapolres Batubara AKBP Dedi Indriyan­to dalam arahannya, berterima kasih kepada ma­syarakat Batubara yang berperan aktif mem­bantu kepolisian dalam memberantas pe­redaran narkoba. Selain itu, Polres Batubara juga telah melakukan beberapa upaya untuk me­lakukan pencegahan mulai dari sosialisasi diting­kat sekolah sampai Desa-desa di Batubara.

Ia menuturkan, mulai bulan Januari – Oktober 2017, Satuan Narkoba Batubara menangani sebanyak 186 kasus dengan 206 orang tersangka. Sebanyak 137 kasus telah selesai dan dilimpahkan ke kejaksaan, barang bukti yang diamanahkan narkotika jenis sabu sebanyak 189,56 gram, 23,3 Kg ganja dan 10,82 gram ekstasi.

"Kita tidak akan berhenti sampai disini saja, kedepan kita akan tingkatkan lagi pemberan­tasan narkoba. tidak hanya itu, masalah narkoba akan kita masukkan kedalam kuriku­lum pendidikan di sekolah", ujarnya.

Kasat Narkoba Polres Batubara Edward Banjarnahor mengatakan, barang bukti ganja yang dimusnakan merupakan hasil tangka­pan dari seorang tersangka Nurlela warga Gg. Cirit, Desa Bagan Dalam, Kecamatan Tanjung Tiram, Batubara. ia ditangkap oleh personel Polsek Labuhan Ruku pada tanggal 28 Sepetember 2017. dari hasil pengge­ledahan dari dalam rumah didapatkan 2 ikatan besar ganja seberat 9,548 Kg yang disembunyikan didalam kandang ayam bagian belakang rumah.

"Barang bukti ganja yang dapat 9,548 kg, dan yang dimusnakan hari ini 9,450 kg. sisanya 97,7 gram diperiksa di labfor", katanya.

Turut hadir dalam acara pemusnahan barang bukti, Kajari Batubara Eko Adhyak­sono, Kepala BNN Asahan Kompol B Sitompul, perwakilan pengadilan Tebing­ting­gi, Kemenag Batubara, Kasat Pol PP Batubara, Dinas Kesehatan Batubara, Ketua KNPI Batubara serta tokoh agama serta masyarakat Batubara. (Zl)

 

DPRD  Kunker ke RSUD

 

Batubara, President Pos

Terkait semakin buruknya pelaya­nan RSUD Batubara, Anggota DPRD Batubara dapil Limapuluh melakukan kunjungan kerja ke RSUD Batubara, di Kuala Gunung Limapuluh, Jumat (13/10).

Kedatangan para anggota DPRD yang dipimpin wakil ketua Syafrizal, diterima direktur RSUD dr Trisna Nasution beserta jajarannya di ruang rapat RSUD setempat.

Dalam pertemuan tersebut Syafrizal menyayangkan banyaknya keluhan masyarakat yang disampaikan baik secara tertulis maupun lisan kepada DPRD terkait pelayanan rumah sakit kebanggaan masyarakat Batubara itu yang kian buruk. Dikarenakan keter­batasan obat-obatan serta keterlam­batan dokter spesialis hadir melayani pasien yang memperburuk citra rumah sakit itu sendiri.

Syafrizal yang merupakan politisi Partai Gerindra itu bahkan menilai bahwa buruknya kualitas serta pela­yanan RSUD disebabkan kelemahan direktur RSUD dalam memanajemen rumah sakit.

"Direktur adalah orang yang paling bertanggung jawab atas maju mun­durnya RSUD ini, kalau RSUD ini maju maka ibu direktur yang punya prestasi, namun karena kini kondisinya ambu­radul maka direktur yang kami minta pertanggungjawabannya", ujar­nya.

Direktur RSUD Batubara dr Trisna Nasution menyatakan sudah berupaya meningkatkan pelayanan, namun dirinya mengaku kerap terganjal di anggaran. Dia juga mengatakan, sejak Januari 2017 pihaknya sudah menga­jukan anggaran obat-obatan. Akan tetapi tapi hingga kini hanya 10 persen saja yang terealisasi sehingga keterse­diaan obat-obatan di RSUD sangat minim.

Selain itu belum tersedia ventilator sehingga menghambat tindakan ope­rasi terhadap pasien serta belum diter­bitkannya izin pembuangan limbah dari kementerian lingkungan hidup meskipun alat insilator sudah tersedia.

Usai pertemuan itu, para anggota DPRD meninjau ruang rawat inap, ruang ICU serta ruang laboratorium serta beberapa ruangan lainnya yang di ikuti oleh anggota DPRD dapil Limapuluh lainnya antara lain Darniah Idha Nst, Nurjanah Simanjuntak dan M.Syafi'i. (Zl)

 

Songket Batubara Tembus Pasar Dunia

 

Batubara, President Pos

Pemasaran produksi karya tenun songket Kelompok Pengrajin "Hilwa Sejahtera" di Dususn IV, Desa Masjid Lama, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batubara, menembus pasar dunia.

     Anggota Kelompok Pengrajin Hilwa Sejahtera, Muhammad Budi, Kamis, menyebutkan, dua negara tetangga, yakni Singapura dan Malaysia.

     Hal itu disampaikan Budi pada serahterima dan peresmian galeri Songket Kelompok Pengrajin Hilwa Sejahtera berukuran 4×9 meter persegi, yang merupakan bantuan Program Sosial Bank Indonesia.

     Serahterima itu oleh Kepala Perwakilan BI Pematangsiantar, Elly Tjan kepada Ketua Kelompok Pengrajin Hilwan Sejahtera, Sabariah disaksikan Asisten II Setdakab Batubara, Renold Asmara dan pejabat instansi terkait.

     Budi memaparkan secara singkat usaha kerajinan songket yang dirintis warga setempat dengan memanfaatkan teras rumah sebagai tempat usaha dan semakin berkembang dengan adanya pendampingan dari tim Kantor Perwakilan BI Pematangsiantar sejak tahun 2015.

     Pameran dan ekspo di berbagai daerah wilayah Provinsi Sumatera Utara, regional Sumatera dan tingkat nasional, semakin membuka pangsa pasar produksi songket tersebut, seperti Medan, Tanjung Pinang, Batam dan Pekanbaru.

     Galeri itu bukan saja berfungsi sebagai sentra produksi, pemasaran dan promosi, tetapi juga tempat persinggahan untuk mendapatkan sovenir khas Batubara.

     Kelompok Pengrajin Songket Batubara Hilwan Sejahtera merupakan salahsatu binaan Bank Sentral itu dalam Program Sosial BI tematik.

     Kepala Perwakilan BI Pematangsiantar, Elly Tjan mengatakan, pendampingan yang dilakukan BI sebagai  bentuk kepedulian kepada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) unggulan daerah serta upaya pelestarian citra budaya lokal.

     BI sebagai bank Sentral kata Elly, berperan menjaga stabilitas ekonomi, di antaranya melalui pengembangan UMKM unggulan sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru.

     Kemajuan UMKM pengrajin songket di Batubara diharapkan mampu menyerap tenaga kerja, pemberdayaan perempuan dan menjadi potensi sumber pertumbuhan ekonomi.

     Renold menyampaikan apresiasi Pemkab Batubara atas kepedulian BI terhadap pengembangan UMKM dan kemajuan ekonomi lokal.

     Pemkab Batubara juga menyampaikan dukungan terhadap usaha kerajinan songket Batubara, seperti mengenakan kain songket sebagai pakaian dinas ASN.(Zl)

 

Pemkab Minta IPK Jaga Kekondusipan  di Batubara

Batubara, President Pos

Pemerintah Kabupaten  Batubara meminta Satuan Mahasiswa Ikatan Pemuda Karya (SATMA IPK) Batubara, untuk menjaga kekondusifan dan keamanan di Batubara,  ditengah gonjang ganjingnya iklim perpolitikan di Batubara. 
 
Hal ini dikatakan Plt Bupati Batubara Hary Nugroho melalui Kadis Pendidikan Drs Darwis M, Si,  pada sambutannya diacara pelantikan Satma IPK Batubara,  yang berlangsung dilapangan fotsal pesona Bahari, minggu sore (8/10).
 
Menurutnya pembangunan tidak akan dapat berjalan lancar,  apabila tidak didukung oleh kekondusipan dan keamanan di Batubara, "jelasnya. 
 
Sementara itu, Ketua DPD Ikatan Pemuda Karya (IPK) Batubara Basri Saragih SE, mengingatkan ketua Satuan Mahasiswa (Satma) IPK Iskandar Zulkarnain  ST, adalah seorang nahkoda kapal, yang membawa kapal berlayar kelaut lepas.
 
Dimana kapal tersebut akan berlayar jadi kalau tidak hati-hati,  maka kapal besar ini akan tenggelam,  "cetus Basri Seragih SE.
 
Dia berharap,  agar ketua Satma IPK dapat mejaga nama baik organisasi, IPK adalah orgnisasi besar,  jangan IPK dijadikan alat untuk menakuti-nakuti dinas,  saya tidak setujuh itu, "cetus Basri. 
 
Nampak hadir dalam kegiatan tersebut,  perwakilan dari berbagai perwakilan IPK Kabupaten / Kota diantaranya Asahan,  Siantar, Binjai,  Tebing Tinggi,  Medan,  serta tamu undangan yaitu Ketua PK KNPI Tanjung Tiram,  dan ketua Dewan Penesehat IPK Drs Darwis M,Si. 
 
Ketua Satma IPK Batubara Iskandar Zulkarnain menegaskan kepada seluru jajarannya agar bersifat seperti seorang intlektual sejati,  karena sejatinya Satma IPK diisi oleh orang-orang yang memiliki intlektual yang cukul tinggi,  ditengah-tangah masyarakat. 
 
 
"jangan sampai,  mahasiswa dicap sebagai tukang demo,  mahasiswa harus mampu mengambil peran yang lebih penting dalam membantu pemerintah,  untuk membangun Batubara yang jauh lebih baik lagi, tanpa mengurangi fungsi kontrol. 
 
 
Dan peran pemuda,  ditengah masyarakat  sangat diharapkan, karena sepanjang sejarah berjalannya negeri ini,  pemudalah yang menjadi garda terdepan dalam hal,  menentukan kebijakan penting dinegeri, seperti pada tahun 1998, dimana mahasiswa tumpah ruwa dijalan,  menuntut sebuah reformasi,  dimana proses demokrasi itu dapat kita rasakan sekarang ini. "cetusnya. (Zl)

 

 

DPRD Akan Tinjau Proyek AKN

Batubara, President Pos

Wakil Ketua DPRD Batubara Syafrizal mengagendakan akan melihat proyek pem­ba­ngunan gedung baru Akademi Komunitas Negeri (AKN) Batubara yang mangkrak karena dinilai tidak sesuai spek. Hal ini disampaikan Syafrizal di ruang kerjanya waktu alu di Gedung DPRD Batubara.

Ia akan mengajak seluruh anggota DPRD Batubara dari dapil 3 Limapuluh untuk meninjau proyek tersebut. "Pihaknya akan melihat langsung sejauh mana perkem­ba­ngan proyek tersebut, dan mengapa pemba­ngunannya tidak berjalan," ujar Syafrizal.

Sebelumnya diberitakan, proyek pemba­ngunan gedung baru AKN Batubara di Dusun Guntung Timur, Desa Guntung, Kecamatan Limapuluh, Kabupaten Batubara senilai Rp 2,8 Miliar terancam gagal.

Proyek tersebut diba­ngun di tengah-tengah hutan mangrove di pesisir pantai kawasan hutan negara. Bangunan tersebut berada di tengah-tengah lumpur yang digenangi banjir rob. Terlihat bangunan pondasi, dan besi yang mulai berkarat. Akses jalan menuju proyek tersebut sangat sulit dilalui. Tidak ada pengerasan badan jalan. Kondisi jalan licin, dan berlum­pur.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Batubara Yandi, membenarkan proyek tersebut terancam gagal. Karena sampai saat ini pemba­ngu­nannya masih terkendala. Tanah pemba­ngunan gedung AKN tersebut merupakan hibah dari H Budi. Ia mengaku tidak me­ngetahui secara jelas tentang proyek tersebut.

Mahar Efendi selaku Pejabat Pembuat Ko­mitmen (PPK)  proyek pembangunan gedung baru AKN Batubara, membenarkan bahwa proyek tersebut telah dihentikan sementera penger­jaannya. Menurutnya pengerjaan proyek tersebut tidak sesuai spek. Saat ditanya berapa persen anggaran yang sudah dicair­kan, Mahar menjawab 20 persen, ujarnya. Meski menurut PPK proyek tersebut telah dihentikan, namun dilokasi proyek masih terlihat sejumlah pekerja yang sedang sibuk bekerja diareal proyek tersebut.

Kepala Desa Guntung Mukis membenarkan bahwa di desa­nya yang terletak di Dusun Guntung Timur sedang ada pengerjaan proyek pemba­ngunan gedung AKN di areal milik H Budi yang telah dihibahkan. Saat ditanya apakah ka­wa­san tersebut termasuk kawasan hutan, Mukis menjawab "Kalau kawasan hutan, semuanya kawasan hutan", ujarnya. (Zl)

No Responses

Tinggalkan Balasan